Kacer, Burung Ratusan Juta Serta Tips Perawatannya


Kacer, Burung Ratusan Juta Serta Tips Perawatannya

Bagi pecinta burung, kucica kampung atau kacer merupakan salah satu pilihan untuk dirawat dan dipelihara. Hewan yang memiliki suara kicauan yang nyaring ini, banyak ditemukan di wilayah Asia tenggara dan Asia Selatan. Karena keindahan suaranya tersebut, kemudian muncul banyak kompetisi untuk jenis burung yang satu ini. Memiliki warga hitam dan putih serta ekor yang panjang, burung ini juga memiliki ciri ketika merasa takut atau stress, yaitu dengan membesarkan badannya.

Sebagaimana diberitakan Kompas.com pada Desember 2019 seorang penumpang pesawat Garuda Indonesia bernama Rendy Lesmana, melaporkan bahwa burung kacer yang dibawanya dari Pontianak menuju Jakarta hilang di bagasi pesawat. Ia menuturkan jika burung kacer peliharannya tersebut pernah ditawar seseorang dengan harga 150 juta rupiah. Lalu apa yang menyebabkan hewan yang satu ini bisa dihargai hingga ratusan juta?

Dilansir dari situs resmi Provinsi Yogyaarta, burung kacer merupakan hewan yang menjadi identitas dari Kabupaten Kulon Progo. Ketetapan ini berdasarkan pada ketetapan Bupati Kulon Progo Nomor 93/SK KDH/A/1999.  Berdasarkan fakta tersebut dapat dipahami bahwa eksistensi burung kacer sudah ada sejak dahulu.

Giri Prakasa wakil ketua umum Kicau Mania sebagaimana diberitakan TribunPontianak, menuturkan bahwa tidak ada standar dalam penetapan harga burung. Rata-rata harga burung kicau anakan di pasaran yaitu sekitar Rp 500.000. sedangkan untuk yang sudah dewasa bisa dihargai 1 juta sampai 2 juta rupiah. Burung kicau yang berharga ratusan juta biasanya adalah burung yang sudah pernah menang di kejuaraan tingkat nasional. Semakin sering burung tersebut mengikuti lomba dan memenangkan kompetisi, maka akan semakin pula harga jualnya.

Tips merawat burung kacer

Kacer, Burung Ratusan Juta Serta Tips Perawatannya

Agar burung kacer tetap terjaga kesehatannya, maka perlu juga mengetahui bagaimana cara perawatan burung berkicau ini. Dilansir dari liputan6.com, berikut adalah beberapa tips memelihara burung kacer.

  1. Memilih jenis kelamin hewan peliharaan

Pemilihan jenis kelamin pada burung kacer dinilai sangat penting, terutama bagi pemula. Pemilihan jenis kelamin ini disesuaikan dengan tujuan dari pemeliharaan. Misalnya, jika kamu ingin mengembangbiakkan burungkacer, maka kamu memilih burung kacer betina. Sedangkan bagi kamu yang  memiliki alasan memilihara burung kacer karena suaranya yang merdu, maka lebih baik memelihara pejantan. Burung kacer jantan lebih memiliki suara yang merdu serta kicauannya yang lebih sering.

Burung kacer jantan memiliki bentuk tubuh lebih langsing, dengan dada yang lebih bidang. Bentuk kepala juga lebih rata, serta terlihat seperti berbentuk persegi. Warna bulu hitam legam pada bagian punggung dan sayap, serta memiliki kicauan yang lebih merdu.

  1. Nutrisi yang baik

Memberi makan dan minum pada burung kacer juga harus mempertimbangkan nutrisi yang terkandung didalamnya. Makanan burung kacer terbagi menjadi dua jenis, yaitu pakan buatan dan pakan alami. Pakan buatan biasanya berbentuk voer. Voer dengan kadar protein 12 sampai 18 persen menjadi pilihan yang tepat agar kebutuhan nutrisi burung berkicau yang satu ini terpenuhi. Sedangkan untuk makanan alaminya, bisa berupa jangkrik, ulat, belalang, kroto, ulat hongkong serta cacing tanah.

Takaran yang tepat dalam pemberian makan agar nutrisi burung kacer terpenuhi yaitu dengan memberi pakan jangkrik sebanyak 2-3 ekor setiap harinya. Pakan alami berupa ulat hongkong diberikan sebanyak satu sendok setiap harinya. Sedangkan untuk makan buatan yaitu dengan memberikan voer sebanyak dua kali dalam sehari.

  1. Perawatan yang rutin

Memandikan burung kacer menjadi rutinitas yang wajib dilakukan agar burung yang satu ini tetap terjaga kesehatannya. Selain itu pemandian yang teratur juga dapat membuat kicauan burung kacer menjadi lebih merdu dan lantang. Cara memandikannya juga cukup mudah, yaitu dengan menyemprotkan air menggunakan spray keseluruh bagian tubuh. Sedangkan waktu yang tepat untuk perawatan ini adalah pukul 8 sampai 10 pagi. Jangan lupa jemur di bawah panas matahari dalam rentang waktu tersebut, agar air bekas memandikan jadi lebih cepat kering.

  1. Kebersihan kandang

Selain kesehatan badan, kebersihan kandang juga bisa menjadi penentu kesehatan hewan. Sehingga kebersihan kandang burung kacer ini harus rutin dilakukan. Pembersihan yang rutin dapat menghindarkan dari berbagai jenis penyakit. Selai mencegah penyakit fisik, kebersihan kandang juga mempengaruhi mental burung itu sendiri. Kandang yang kotor dan tidak terawat akan membuat burung menjadi lebih cepat stress. Burung yang stress dapat dilihat dari gerakannya yang kurang gesit, serta frekuensi kicauannya yang jarang.

  1. Penempatan kandang yang tepat

Burung kacer merupakan burung yang cepat stress. Menempatkannya di tempat yang ramai membuatnya tidak nyaman, sehingga tempat yang tenang menjadi pilihan yang tepat untuk burung yang satu ini. Nemun jika burung kicau yang kamu miliki diniatkan untuk mengikuti lomba, maka kamu juga harus sedikit demi sedikit melatih mentalnya, yaitu menyandingkan dengan burung lain. Lakukan cara ini secara berkala, dan perhatikan perubahan yang terjadi.