Manfaat memelihara kucing, serta tips perawatannya


Manfaat memelihara kucing, serta tips perawatannya

Diantara hewan peliharaan lainnya, kucing menjadi salah satu yang poluler. Selain karena tingkahnya yang menggemaskan, hewan dengan nama ilmiah Felis Catus ini juga dikenal sebagai sahabat bagi manusia. Tidak jarang pula orang menganggap bermain dengan kucing menjadi salah satu cara menglilangkan penat setelah seharian beraktifitas. Untuk lebih mengetahui apa saja manfaat memelihara kucing berikut adalah penjelasannya.

  1. Menghilangkan stress

Tingkah laku kucing yang lucu dan menggemaskan membuat banyak orang merasa senang ketika melihatnya. Selain menjadi hiburan, kucing juga dipercaya dapat menghilangkan perasaan stress. Ketika kita bermain bersama kucing, maka tubuh akan mengeluarkan hormon oksitosin. Hormon ini membuat tubuh lebih rileks serta dapat menciptakan rasa tenang. Karena itu pula, kemudian banyak orang merasa lebih senang dan bahagia setelah bermain dengan hewan yang satu ini.

  1. Menghilangkan rasa sepi

Manusia sebagai makhluk sosial tentu memerlukan teman berbicara. Ketika kamu sedang berada dirumah dan tidak ada satu pun orang yang menemani, kucing bisa menjadi teman untuk kamu ajak bicara dan bermain. Bahkan dalam sebuah jejak pendapat pada tahun 2003 yang dilakukan di Austria, didaparkan fakta bahwa dengan memelihara kucing di rumah, nilai emosional yang dihasilkan setara dengan memiliki pasangan.

  1. Meningkatkan kesehatan

Bermain dengan membelai dan mengelus kucing, dapat menciptakan rasa menenangkan. Orang yang memelihara kucing memiliki resiko serangan jantung 30% lebih kecil, dari pada orang yang tidak memelihara.

  1. Meningkatkan kualitas tidur

Beberapa  penelitian yang dilakukan di Inggris sebagaimana diberitakan liputan6.com, mendapatkan hasil  bahwa orang terutama wanita lebih sering tidur dengan kucing peliharaan mereka dari pada dengan pasangan. Dan mereka juga mengungkapkan jika merasa lebih nyenyak tidur ketika dengan kucing.

  1. Melatih kesabaran

Selain memiliki tingkah laku yang lucu, tidak jarang pula kucing melakukan sesuatu yang membuat pemilik merasa jengkel, seperti buang kotoran sembarangan atau merusak barang. Perilaku kucing yang bisa dikatakan menyebalkan tersebut, menjadi salah satu cara kita untuk melatih kesabaran agar  emosi lebih bisa dikontrol. Tidak hanya itu, ketika kucing peliharaan sakit maka kita juga harus dengan telaten merawat dan menjaga. Kesempatan itu bisa kita manfaatkan untuk melatih kesabarn merawatnya sampai sembuh.

Tips merawat kucing

Manfaat memelihara kucing, serta tips perawatannya

  1. Memahami asupan nutrisi

Berilah kucing makanan secara teratur, serta beri juga makanan yang memang diperuntukkan bagi kucing. Hal itu karena, sebagian orang sering kali memberi dengan makanan anjing, ini biasanya dilakukan oleh orang yang memelihara kucing sekaligus anjing. Meskipun telah diberi makanan kering, sesekali kamu juga perlu memberinya ikan atau daging. Mengingat kucing adalah hewan karnivora.

Sedangkan untuk anak kucing, kamu bisa mulai memberinya makan setelah berumur 5-6 minggu. Meskipun kucing peliharaan kamu masih menyusu dengan induknya, tetap saja beri tambahan makanan setelah berumur 5 minggu lebih. Berikan makanan secara rutin 4 kali sehari, tentunya dengan jumlah yang disesuaikan dengan kebutuhan kucing.

  1. Menjaga kebersihan

Memandikan kucing memang menjadi salah satu permasalahan bagi sebagian pemilik kucing, karena kebanyakan kucing tidak menyukai air. Tentu ini akan menjadi kesulitan tersendiri. Namun tetap saja kamu harus rutin memandikannya, terutama ketika bulu kucing dirasa sudah bau atau kotor. Sebaiknya menggunakan air dingin, karena air panas dapat menimbulkan kerusakan pada bulu kucing dan iritasi kulit.

Selain kebersihan badan kucing itu sendiri, kebersihan kandang terutama tempat pembuangan kotoran juga menjadi penting dilakukan. Kebersihan kandang yang tidak terjaga akan membuat kucing merasa tidak nyaman, dan membuatnya kotor. Mengganti pasir tempat kucing membuang kotoran, harus dilakukan setipa harinya.

  1. Beri kasih sayang serta bersikap tegas

Selain kesehatan badan, kesehatan jiwanya juga tidak kalah penting. Memberi kasih sayang menjadi wajib agar kucing tidak merasa stress. Beri sentuhan dan usapan pada kucing sebagai kegiatan kecil namun penting bagi kesehatan mental hewan peliharaan kamu. Mengajaknya bermain atau jalan-jalan ke luar rumah juga dapat membuatnya senang.

Selain pemberian kasih sayang, bersikap tegas ketika kucing melakukan kesalahan juga menjadi bentuk kepedulian kita agar hewan peliharaan bersikap baik. Tegas disini bukan berupa hukuman fisik, namun sikap atau perkataan kita yang menunjukkan ketidaksenangan atas perilaku kucing tersebut. Seperti mengucapkan kata “jangan”, kemudian usap kepala kucing sebagai tanda bahwa kita menyayanginya. Lakukan ini secara terus menerus, agar perilaku buruknya menghilang.

  1. Peka terhadap kondisi kucing

Ketika kucing memperlihatkan gejala tidak sehat, cepat beri obat atau bawa ke dokter hewan. Selain sakit pada badan, kucing juga bisa mengalami sakit pada kejiwaan atau yang sering dialami adalah stress. Kucing yang stress memiliki ciri-ciri seperti bulu yang rontok, hidung dan mata berair serta nafsu makannya yang turun. Guna mengatasi itu semua, kamu harus mencari tahu terlebih dahulu apa penyebabnya. Penuhi kebutuhan badan dengan baik, serta berilah perhatian yang lebih.